Minggu, 13 November 2011

HIDUP KU,,

BANYAK RINTANGAN SILIH BERGANTI

dalam hidup w,,
kadang senag sedih.,,, gembira
tapi, menurut w hidup harus di nikmatin jangan di buat stres
dan, satu lagi hidup kita gak sendirian 
ada keluarga.. sahabat,, 
Apalagi ada Tuhan yang selalu tau kekurangan kita masing-masing

so.. hidup jangan di buat ribet
terus kita berusada apa yang kita mau..
jangan ada kata menyerah dalam hidup


harus SEMANGAT







TUHAN TERAMAT BAIK

DI setiap langkah ku..
KU.. tahu TUHAN YESUS pimpin
Tuhan selalu ada di saya senang mau pun duka saya berterima kasih atas yang dia
beri kepada saya

tak pernah dia tinggal kan saya meski begitu banyak rintangan dalam hidup saya
di setiap duka pasti ada rancangan yang indah dan kenikmatan yang akan saya dapat.
segala puji-pujian untuk mu ya Allah ku ..


engakau tau segala ke kurangan ku di setiap ku punya masalah
engakau selalu menopang kuu.....
di setaiap langkah ku aku percaya engkau memberkati ku
sungguh engkau Allah yang TERMULIA

Rabu, 10 Agustus 2011

Stoikiometri

Salah satu aspek penting dari reaksi kimia adalah hubungan kuantitatif antara zat-zat yang terlibat dalam reaksi kimia, baik sebagai pereaksi maupun sebagai hasil reaksi. Stoikiometri (stoi-kee-ah-met-tree) merupakan bidang dalam ilmu kimia yang menyangkut hubungan kuantitatif antara zat-zat yang terlibat dalam reaksi kimia, baik sebagai pereaksi maupun sebagai hasil reaksi. Stoikiometri juga menyangkut perbandingan atom antar unsur-unsur dalam suatu rumus kimia, misalnya perbandingan atom H dan atom O dalam molekul H2O.  Kata stoikiometri berasal dari bahasa Yunani yaitu stoicheon yang artinya unsur dan metron yang berarti mengukur. Seorang ahli Kimia Perancis, Jeremias Benjamin Richter (1762-1807) adalah orang yang pertama kali meletakkan prinsip-prinsip dasar stoikiometri. Menurutnya stoikiometri adalah ilmu tentang pengukuran perbandingan kuantitatif atau pengukuran perbandingan antar unsur kimia yang satu dengan yang lain.
Mengapa kita harus mempelajari stoikiometri? Salah satu alasannya, karena mempelajari ilmu kimia tidak dapat dipisahkan dari melakukan percobaan di laboratorium. Adakalanya di laboratorium kita harus mereaksikan sejumlah gram zat A untuk menghasilkan sejumlah gram zat B. Pertanyaan yang sering muncul adalah jika kita memiliki sejumlah gram zat A, berapa gramkah zat B yang akan dihasilkan? Untuk menjawab pertanyaan itu kita memerlukan stoikiometri. 
Stoikiometri erat kaitannya dengan perhitungan kimia. Untuk menyelesaikan soal-soal perhitungan kimia digunakan asas-asas stoikiometri yaitu antara lain persamaan kimia dan konsep mol. Pada pembelajaran ini kita akan mempelajari terlebih dahulu mengenai asas-asas stoikiometri, kemudian setelah itu kita akan mempelajari aplikasi stoikiometri pada perhitungan kimia beserta contoh soal dan cara menyelesaikannya.


Pengertian
STOIKIOMETRI adalah cabang ilmu kimia yang mempelajari hubungan kuantitatif dari komposisi zat-zat kimia dan reaksi-reaksinya.
• Dalam ilmu kimia, stoikiometri (kadang disebut stoikiometri reaksi untuk membedakannya dari stoikiometri komposisi adalah ilmu yang mempelajari dan menghitung hubungan kuantitatif dari reaktan dan produk dalam reaksi kimia persamaan kimia. Kata ini berasal dari bahasa yunani stoikheion (elem Tahap awal stoikiometri
• Di awal kimia, aspek kuantitatif perubahan kimia, yakni stoikiometri reaksi kimia, tidak mendapat banyak perhatian. Bahkan saat perhatian telah diberikan, teknik dan alat percobaan tidak menghasilkan hasil yang benar